Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Islam Negeri Madura Gelar Kuliah Tamu Seri 2, Angkat Potensi Lokal untuk Dukung SDGs
- Diposting Oleh Admin TIPA
- Selasa, 14 April 2026
- Dilihat 33 Kali
Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Alam (Tadris IPA), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Madura kembali menyelenggarakan kegiatan akademik berupa Kuliah Tamu Seri 2 pada Rabu, 08 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui platform Google Meet dan diikuti oleh lebih dari seratus peserta yang terdiri dari mahasiswa dan civitas akademika dengan antusiasme yang tinggi.
Kuliah tamu kali ini mengangkat tema “Local Potential for Global Goals: Pembelajaran IPA Terpadu Berbasis Potensi Lokal dalam Mendukung SDGs”. Tema ini dipilih sebagai bentuk upaya penguatan pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan potensi lokal sebagai bagian dari kontribusi terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh moderator, Azalia Azzahra, mahasiswa Program Studi Tadris IPA Universitas Islam Negeri Madura angkatan 2024, yang memandu jalannya acara dengan komunikatif dan interaktif. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Program Studi Tadris IPA UIN Madura, Selvi Fauziyah, M.Pd.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya kegiatan kuliah tamu sebagai sarana memperluas wawasan mahasiswa dalam mengembangkan pembelajaran IPA yang relevan dengan kondisi lingkungan sekitar.
“Kegiatan kuliah tamu ini diharapkan mampu mendorong mahasiswa untuk mengembangkan pembelajaran IPA yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga kontekstual dengan memanfaatkan potensi lokal sebagai sumber belajar yang bermakna,” ungkap Selvi Fauziyah, M.Pd.
Memasuki sesi inti, Dr. Winarto, M.Pd., dosen Pendidikan IPA dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), hadir sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa potensi lokal memiliki peran penting sebagai sumber belajar yang kontekstual dan bermakna. Integrasi potensi lokal dalam pembelajaran IPA dinilai mampu meningkatkan pemahaman konsep sekaligus menumbuhkan kesadaran terhadap lingkungan dan budaya.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa pembelajaran berbasis potensi lokal dapat menjadi jembatan antara teori dan praktik, sehingga peserta didik tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata.
Kegiatan berlangsung secara interaktif, ditandai dengan antusiasme peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan terkait implementasi pembelajaran IPA berbasis potensi lokal di berbagai jenjang pendidikan.
Salah satu mahasiswa peserta, Fina Rohmatul Ummah, turut menyampaikan kesan dan pandangannya terhadap kegiatan tersebut.
“Kuliah tamu ini membuka wawasan bagi kita bahwa potensi lokal seperti halnya garam yang ada di Madura dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPA. Dari sisi kimia, garam berkaitan dengan proses kristalisasi dan sifat larutan; dari sisi fisika, berkaitan dengan proses evaporasi akibat panas matahari; serta dari sisi biologi, berkaitan dengan kondisi lingkungan dan organisme di sekitar tambak garam. Hal ini memberikan inspirasi untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan dekat dengan kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan, tetapi juga pengalaman intelektual yang mendorong kemampuan berpikir kritis dan inovatif. Integrasi antara potensi lokal dan tujuan global menjadi poin penting dalam menciptakan pembelajaran IPA yang bermakna dan berkelanjutan.
Kegiatan Kuliah Tamu Seri 2 ini diharapkan mampu menjadi wadah penguatan akademik bagi mahasiswa Tadris IPA Universitas Islam Negeri Madura, sekaligus mendorong lahirnya inovasi pembelajaran berbasis potensi lokal yang dapat berkontribusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di masa depan.